Menu

Mengenal Retinol dan Manfaatnya untuk Kulit

Retinol merupakan salah satu kandungan yang sedang populer di kalangan skincare enthusiast. Kandungan retinol ini sering ditemukan pada berbagai produk perawatan kulit, khususnya yang berlabel anti aging. Selain itu, retinol juga dipercaya bisa memperbaiki tekstur, pigmentasi, dan warna kulit secara transformatif. 

Retinol adalah turunan dari vitamin A yang dapat bekerja secara efektif untuk merangsang pergantian sel kulit dan meningkatkan produksi kolagen. Tidak hanya itu, retinol bertugas sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Jadi, tidak heran kalau retinol sering disebut sebagai kandungan terbaik untuk melawan penuaan. 

Walau dikenal sebagai kandungan skincare khusus anti-aging, pada awalnya retinol digunakan sebagai obat jerawat sekitar tahun 1970 an. Namun, para peneliti menemukan fungsi lainnya, salah satunya mencegah penuaan.

Retinol dapat membuka pori-pori sehingga kulit mampu menyerap obat jerawat dengan baik. Selain itu, retinol  juga dapat mencegah jerawat muncul kembali dengan cara mengurangi produksi minyak berlebih dan meredakan peradangan pada kulit. Dengan begitu, tidak terjadi penyumbatan pori-pori yang merupakan awal terbentuknya jerawat.

Kandungan retinol memang cocok untuk digunakan pada usia di atas 30 tahun. Namun, tidak ada salahnya kalau kamu ingin menggunakan retinol sebelum menginjak usia 30 tahun sebagai langkah pencegahan pada penuaan dini. 

Untuk mengatasi penuaan, retinol ini bekerja dengan menstimulasi kemampuan sel kulit untuk beregenerasi. Hal ini akan membuat pori-pori lebih bersih dan penampakannya terlihat lebih kecil sehingga warna kulit lebih merata dengan tekstur lembut dan halus. 

Cara aman memakai kandungan retinol adalah menggunakannya secara bertahap dan beri jeda setiap harinya. Karena penggunaan retinol secara berlebihan bisa menyebabkan kulit kering dan kemerahan. 
Selain itu, gunakan retinol pada malam hari dan pakai sunscreen pada pagi hari untuk menghindari iritasi dan kemerahan karena retinol merupakan senyawa kimia yang sensitif terhadap paparan sinar matahari. 

Artikel Terkait