Menu

Sekilas Sama Tapi Nyatanya Berbeda! Ini Dia Perbedaan Sensitive Skin dan Sensitized Skin

Memiliki kulit wajah bersih dan sehat tentu menjadi impian setiap orang, pastinya hal tersebut tidak dapat terjadi begitu saja untuk mewujudkannya, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu jenis kulit wajah yang kamu miliki karena berbeda tipe kulit, beda pula cara perawatan dan produk perawatan kulit yang harus digunakan.

Salah satu jenis kulit yang rentan mengalami permasalahan kulit yaitu “Sensitive Skin” karena terkadang jika terkena matahari sedikit, langsung mengalami kemerahan atau salah pakai produk sedikit, langsung mengalami iritasi. Tingkat sensitivitas kulit yang tinggi seringkali dianggap sebagai ciri kulit sensitif. Namun, banyak yang belum tahu bahwa ada kondisi kulit dengan sensitivitas tinggi yang disebut dengan sensitized skin. Meskipun terdengar serupa, namun sensitive dan sensitized skin adalah dua hal yang berbeda.

Bahkan, butuhkan bantuan dermatologist untuk mencari tahu secara lebih lanjut kondisi kulit apa yang sebenarnya sedang Anda alami. Untuk memastikan kulit mendapat perawatan yang tepat, cari tahu dulu yuk perbedaan sensitive dan sensitized skin melalui artikel berikut ini!

SENSITIVE SKIN

Sensitive skin atau kulit sensitif adalah jenis kulit yang dialami oleh seseorang sejak lahir kondisi yang sebagian besar dipengaruhi oleh faktor genetik ini memiliki ciri kulit yang terus menerus mengalami kemerahan, flushing, serta memiliki sensitivitas yang tinggi. Pemilik kulit sensitif harus lebih berhati-hati dalam memilih produk skincare atau perawatan kulit lainnya karena memiliki pigmen yang lebih sedikit dengan lapisan kulit epidermis yang lebih tipis serta pembuluh darah yang lebih dekat dengan permukaan kulit. Maka dari itu hal tersebutlah yang menyebabkan tampilan kulit sensitif mudah kemerahan.

SENSITIZED SKIN

Sensitized skin adalah kondisi dimana meningkatnya sensitivitas kulit yang biasanya disebabkan oleh faktor gaya hidup. Kondisi kulit ini menyebabkan rusaknya lapisan pelindung kulit dan umumnya muncul pada usia dewasa. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya sensitized skin adalah polusi udara, konsumsi makanan yang kurang menyehatkan, kebiasaan mengkonsumsi alkohol, eksfoliasi berlebihan, dan penggunaan produk topikal yang berlebihan.

Sensitized skin dapat membuat kulit terlihat kusam, memiliki bercak, kering, dan iritasi. Selain itu, kondisi ini juga menyebabkan penderitanya mengalami produksi minyak yang berlebihan atau justru sangat kekurangan.

Permasalahan kulit wajah baik sensitive maupun sensitized skin itu semua dapat diatasi dengan menjaga lapisan terluar (Skin barrier). Dengan menjaga lapisan terluar atau skin barrier dapat lebih meminimalisir sensitivitas kulit terhadap faktor dari luar seperti pengaruh kondisi lingkungan atau cuaca buruk. Rekomendasi produk skincare Bhumi yang dapat mengatasi permasalahan sensitive skin dan sensitized skin  dan membantu menjaga lapisan skin barrier yaitu :

Untuk sensitive skin dapat menggunakan skincare dengan kandungan centella asiatica & ceramide yang bisa membantu menenangkan dan menutrisi kulit seperti :

 

Sedangkan untuk sensitized skin dapat menggunakan skincare dengan kandungan ekstrak G-Alpine  yang dapat meminimalisir iritasi dan memberikan kelembaban & hidrasi kulit seperti :

 

Jadi sekarang sudah paham kan perbedaan antara Sensitive skin dan juga Sensitized skin? Meskipun keduanya sekilas terlihat sama nyatanya itu semua berbeda jadi jangan sampai salah dalam mengatasi permasalahan sensitive skin ataupun sensitized skin karena berbeda permasalahannya berbeda pula cara perawatannya

Artikel Terkait