FREE SHIPPING for all regions of Indonesia up to IDR 20.000 with a minimum purchase IDR 250.000
Buat kamu yang suka ganti-ganti skincare atau berencana beli skincare baru, pastinya sering merasa ragu dan takut kalau produk yang dibeli tidak cocok dengan kulit, kan? Makanya, untuk bisa yakin kalau skincare yang digunakan aman terhadap kulit kita, jangan asal langsung pakai, ya! Kamu harus melakukan patch test terlebih dahulu.
Ngomong-ngomong, apa sih patch test itu? Yuk cari tahu lebih lanjut!
Apa itu Patch Test?

Skin patch test (tes tempel) adalah salah satu jenis tes alergi yang dilakukan untuk mengetahui apakah ada alergi yang ditimbulkan dari kandungan aktif dalam skincare yang digunakan. Tes ini juga dilakukan untuk uji kecocokan produk dengan kulit kita. Karena manusia punya tipe dan masalah kulit yang berbeda, makanya hasil dari suatu produk pada tiap kulit manusia bisa berbeda. Produk yang sama bisa memberikan reaksi yang tidak sama pada tiap orang.
Bagaimana cara melakukan Patch Test?

Perlukah melakukan Patch Test pada semua produk skincare?
Jawabannya, perlu banget! Kamu harus melakukan patch test untuk semua produk, terutama yang mengandung zat aktif seperti Vitamin C, eksfoliator, retinol, salicylic acid, hyaluronic acid, niacinamide, fragrance, pewarna artifisial, dan lainnya. Biasanya, zat aktif akan diletakkan di urutan terdepan komposisi kandungan.
Lakukan konsultasi sebelum membeli produk baru
Biasanya, brand skincare menyediakan layanan konsumen melalui marketplace, website, ataupun chat di WhatsApp dan Line. Nah, kamu bisa memanfaatkan layanan ini untuk berkonsultasi dengan Customer Service. Tanyakan secara jelas mengenai skincare yang ingin kamu beli, terkait dengan bahan aktif di dalamnya, risiko alergi, dan anjuran patch test. Psstt, Bhumi juga menyediakan layanan konsultasi loh. Oleh karenanya, jangan ragu untuk bertanya, ya!
Yuk, biasakan untuk melakukan skin patch test saat kamu membeli produk skincare baru. Selain untuk keamanan kulitmu, kamu jadi bisa tahu kandungan apa dalam skincare yang sebaiknya kamu hindari ke depannya. Jangan lupa untuk share informasi ini ke temen-temen dan keluarga kamu!
Memasuki usia 20-an, proses metabolisme perlahan-lahan menurun. Hal ini berpengaruh juga pada kecepatan regenerasi sel-sel kulit. Oleh karenanya, keelastisan kulit menjadi lebih kendur dan mulai
Banyak cara untuk mendapatkan kulit wajah yang sehat dan cerah. Salah satunya yaitu dengan exfoliasi wajah secara berkala. Exfoliasi adalah suatu metode yang bertujuan untuk
Face oil adalah salah satu skin care yang identik digunakan oleh pemilik kulit kering karena dapat melembabkan sekaligus menghidrasi wajah Tidak hanya itu, face oil