• GRATIS ONGKOS KIRIM ke seluruh wilayah Indonesia hingga Rp 10.000 dengan belanja min. Rp 99.000

Total 0 Produk

Face Care

Double Cleansing Perlu atau Tidak? Ini Jawabannya Berdasarkan Jenis Kulitmu

28 May 2026 05:05:00 By Bhumi 0 comments

Double cleansing mencuci muka dua kali berturut-turut dengan dua produk yang berbeda adalah tren skincare yang populer dari Korea dan kini diadopsi luas di Indonesia. Tapi pertanyaannya: apakah benar-benar perlu untuk semua orang?

Jawabannya: tergantung. Bukan jawaban yang memuaskan, tapi itulah kebenarannya. Artikel ini akan membantumu memutuskan apakah double cleansing tepat untuk kulitmu atau justru langkah yang tidak perlu.

 

Apa Itu Double Cleansing?

Double cleansing adalah teknik membersihkan wajah dalam dua tahap:

Tahap 1: Cleanser berbasis minyak Bisa cleansing oil, cleansing balm, atau micellar water. Bahan-bahan ini larut dengan minyak dan mengangkat:

  • Sunscreen (terutama yang water-resistant)
  • Makeup (terutama yang long-lasting)
  • Sebum berlebih
  • Polusi yang menempel di kulit

Tahap 2: Cleanser berbasis air Facial wash, gel cleanser, atau foam cleanser. Membersihkan:

  • Sisa cleanser pertama
  • Keringat
  • Kotoran water-based
  • Sel kulit mati di permukaan

Konsepnya: minyak melarutkan minyak. Cleanser water-based saja tidak cukup untuk mengangkat sunscreen atau makeup yang water-resistant karena bahan ini dirancang justru untuk tidak mudah luntur dengan air.

 

Kapan Double Cleansing Diperlukan?

Double cleansing diperlukan kalau kamu:

  1. Memakai sunscreen setiap hari (terutama yang water-resistant atau berformula krim)
  2. Memakai makeup, terutama foundation, BB cream, atau cushion
  3. Tinggal di kota dengan polusi tinggi seperti Jakarta, Surabaya, atau kota besar lainnya
  4. Memiliki kulit berminyak atau kombinasi dengan produksi sebum tinggi
  5. Aktivitas outdoor yang menyebabkan banyak keringat dan paparan polusi

Dalam situasi-situasi di atas, cleanser berbasis air saja tidak akan mengangkat semua lapisan yang menumpuk di kulit. Sisa sunscreen atau makeup yang tertinggal bisa menyumbat pori dan memicu jerawat.

 

Kapan Double Cleansing TIDAK Diperlukan?

Double cleansing tidak diperlukan atau bahkan bisa kontraproduktif kalau kamu:

  1. Tidak pakai sunscreen atau makeup di hari itu (misalnya seharian di rumah)
  2. Memiliki kulit sangat kering atau sensitif yang mudah teriritasi
  3. Skin barrier sedang dalam kondisi rusak (kemerahan, perih, kering)
  4. Eksfoliasi malam itu (sudah cukup pembersihan)
  5. Anak-anak atau remaja awal yang belum pakai makeup dan sunscreen

Memaksakan double cleansing dalam kondisi-kondisi ini bisa over-cleanse mengikis lapisan minyak alami kulit dan merusak skin barrier.

 

Pagi vs Malam: Mana yang Butuh Double Cleansing?

Malam hari: Hampir selalu butuh double cleansing (kalau hari itu pakai sunscreen/makeup atau beraktivitas di luar)

Pagi hari: Cukup single cleanse dengan facial wash lembut. Kulit hanya menumpuk sebum dan sisa produk semalam tidak ada sunscreen atau makeup yang harus diangkat. Bahkan ada yang menyarankan hanya bilas air di pagi hari untuk kulit sangat sensitif.

 

Cara Double Cleansing yang Benar

Langkah 1: Cleansing Oil/Balm di Kulit Kering Aplikasikan cleansing oil ke wajah yang masih kering, pijat lembut selama 30–60 detik. Ini memberi waktu produk untuk melarutkan sunscreen dan makeup.

Langkah 2: Emulsifikasi Basahi tangan dengan sedikit air dan pijat lagi di wajah. Cleansing oil yang baik akan berubah menjadi seperti susu ini tanda emulsifikasi berhasil.

Langkah 3: Bilas dengan Air Hangat Bilas sampai bersih. Jangan air panas bisa mengeringkan kulit.

Langkah 4: Facial Wash Aplikasikan facial wash, pijat lembut selama 30–60 detik, bilas bersih.

Langkah 5: Keringkan Tepuk-tepuk handuk lembut di wajah jangan digosok.

Total waktu: Sekitar 2–3 menit, bukan terburu-buru.

 

Kesalahan Umum dalam Double Cleansing

  1. Double cleansing setiap pagi. Tidak perlu, justru bisa mengeringkan kulit.
  2. Memakai cleansing oil yang comedogenic. Cek bahan hindari coconut oil yang tinggi comedogenic rating.
  3. Tidak emulsifikasi dengan benar. Kalau cleansing oil tidak diemulsifikasi sebelum dibilas, residu minyak bisa menempel di kulit dan menyumbat pori.
  4. Facial wash yang terlalu keras setelah cleansing oil. Setelah oil cleanser yang sudah membersihkan banyak, second cleanse harus dengan facial wash lembut bukan yang foaming-keras.
  5. Double cleansing kalau kulit sedang sensitif. Saat skin barrier sedang rusak, single cleanse dengan produk yang sangat lembut lebih baik.

 

Single Cleansing yang Tetap Efektif

Kalau kamu memutuskan double cleansing tidak cocok, single cleansing yang tepat tetap bisa efektif:

  • Gunakan micellar water terlebih dahulu untuk mengangkat lapisan permukaan (tanpa perlu dibilas), lalu lanjutkan dengan facial wash sebagai single cleanse ini "double cleansing lite"
  • Pilih facial wash dengan pH balanced dan tekstur yang gentle
  • Cuci muka 60 detik penuh kebanyakan orang hanya 10–15 detik, tidak cukup untuk membersihkan dengan baik

 

Kesimpulan

Double cleansing bukan keharusan universal. Ini adalah teknik yang sangat efektif untuk kondisi tertentu dan tidak perlu untuk kondisi lainnya.

Aturan sederhana: kalau hari ini kamu pakai sunscreen atau makeup → double cleansing di malam hari. Kalau tidak → single cleansing dengan facial wash lembut sudah cukup.

Yang lebih penting dari "double atau single" adalah memilih produk yang tepat untuk kulitmu dan tidak terlalu agresif dalam membersihkan.

 

Bhumi memiliki facial wash yang diformulasikan untuk bekerja sebagai single atau double cleansing lembut tapi efektif → bhumi.co.id/produk

Artikel Terkait