GRATIS ONGKOS KIRIM ke seluruh wilayah Indonesia hingga Rp 10.000 dengan belanja min. Rp 99.000
Eksfoliasi adalah salah satu langkah paling powerful dalam skincare bisa membantu mengatasi bruntusan, mempercepat pemudaran flek, dan membuat kulit terlihat lebih halus dan cerah. Tapi juga salah satu yang paling sering disalahgunakan.
Terlalu sering eksfoliasi, di waktu yang salah, atau dengan produk yang salah bisa merusak skin barrier dan menyebabkan masalah yang jauh lebih besar dari yang ingin kamu atasi.
Artikel ini akan membantumu memahami kapan, seberapa sering, dan bagaimana melakukan eksfoliasi tanpa risiko iritasi.
Apa Itu Eksfoliasi dan Mengapa Penting?
Kulit secara alami mengelupas sel kulit mati setiap 28–40 hari. Tapi proses ini bisa melambat karena usia, paparan UV, dehidrasi, atau kondisi kulit tertentu. Akumulasi sel kulit mati menyebabkan kulit terlihat kusam, tekstur tidak rata, pori tersumbat, dan flek yang lebih lambat memudar.
Eksfoliasi membantu mempercepat proses ini secara terkontrol.
Ada dua jenis utama:
Untuk kulit berjerawat atau sensitif, eksfoliasi kimia jauh lebih aman dan terkontrol.
Waktu Terbaik dalam Sehari
Malam hari adalah waktu yang paling tepat untuk eksfoliasi.
Alasannya:
Kalau memang harus eksfoliasi di pagi hari (misalnya rutinitas malam terlalu padat), pastikan untuk menggunakan sunscreen dengan SPF 50+ dan reaplikasi setiap 2 jam jika beraktivitas di luar.
Frekuensi yang Tepat untuk Setiap Jenis Kulit
Frekuensi eksfoliasi sangat tergantung pada jenis kulit dan jenis eksfoliator yang dipakai:
Tanda-tanda Kamu Over-Eksfoliasi
Over-eksfoliasi adalah salah satu kesalahan paling umum dan paling merusak. Gejalanya sering disalahartikan sebagai "kulit makin parah karena produk tidak cocok" padahal masalahnya adalah eksfoliasi berlebihan.
Tanda-tanda yang harus diperhatikan:
Kalau salah satu atau beberapa gejala ini muncul, hentikan eksfoliasi total selama 2–4 minggu dan fokus pada produk yang menenangkan dan memperbaiki skin barrier (centella, ceramide, niacinamide).
Cara Memulai Eksfoliasi dengan Aman
Minggu 1–2: Sekali seminggu, malam hari, dengan konsentrasi paling rendah (misalnya BHA 0.5% atau AHA 5%).
Minggu 3–4: Kalau tidak ada iritasi, tingkatkan ke 2x seminggu.
Minggu 5+: Setelah kulit benar-benar terbiasa, frekuensi bisa disesuaikan dengan kebutuhan tapi jangan melebihi 3x seminggu untuk kulit normal hingga berminyak.
Selalu pasangkan dengan: Sunscreen SPF 30+ setiap pagi (ini bukan opsional setelah memulai eksfoliasi).
Bahan yang Tidak Boleh Dipakai di Malam Eksfoliasi
Untuk menghindari iritasi berlebihan, skip produk-produk ini di malam yang sama dengan eksfoliasi:
Di malam eksfoliasi, cukup pakai: cleanser → eksfoliator → toner penenang → moisturizer.
Eksfoliasi Saat Sedang Berjerawat Aktif
Banyak yang ragu eksfoliasi saat sedang banyak jerawat, takut memperparah. Sebenarnya, BHA (salicylic acid) justru sangat membantu di kondisi ini karena masuk ke dalam pori dan membersihkan dari dalam.
Yang harus dihindari: Eksfoliasi fisik (scrub) pada kulit dengan jerawat aktif. Gesekan bisa memperparah peradangan dan menyebarkan bakteri.
Yang dianjurkan: BHA 1–2% sebagai treatment, 2–3x seminggu.
Kesimpulan
Eksfoliasi adalah pisau bermata dua sangat efektif kalau dilakukan dengan benar, sangat merusak kalau dilakukan berlebihan.
Malam hari, mulai pelan-pelan, perhatikan respons kulit, dan jangan lupa sunscreen di pagi harinya. Dengan pendekatan ini, eksfoliasi akan menjadi salah satu langkah paling transformatif dalam rutinitasmu.
Bhumi memiliki eksfoliator yang diformulasikan dengan konsentrasi yang aman untuk kulit Indonesia efektif tanpa risiko over-eksfoliasi → bhumi.co.id/produk
Sudah bukan rahasia lagi kalau Vitamin C itu memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh dimana vitamin C menjadi salah satu vitamin yang paling banyak dicari
Sejak beberapa tahun terakhir, Retinol jadi kandungan yang lekat dengan ‘anti-aging’, karena Retinol terkenal akan kandungannya yang bisa menghambat tanda-tanda penuaan dini sehingga membuat wajah
Moisturizer seharusnya membantu kulit melembapkan, menjaga skin barrier, dan membuat kulit terasa nyaman. Tapi kalau produk yang kamu pakai justru memicu bruntusan baru, jerawat di