GRATIS ONGKOS KIRIM ke seluruh wilayah Indonesia hingga Rp 20.000 dengan belanja min. Rp 250.000
Memasuki usia 20-an, proses metabolisme perlahan-lahan menurun. Hal ini berpengaruh juga pada kecepatan regenerasi sel-sel kulit. Oleh karenanya, keelastisan kulit menjadi lebih kendur dan mulai muncul tanda-tanda penuaan di wajah, seperti flek hitam, noda hitam, garis halus, dan keriput.
Namun, kamu tidak perlu khawatir karena tanda-tanda penuaan dapat disamarkan dengan merawat kulit luar dan dalam. Semua dimulai dengan mengatur lifestyle seperti olahraga, kualitas istirahat, memperhatikan asupan makanan, dan menggunakan skincare yang tepat. Yuk simak tips dari Bhumi agar kulit wajahmu ternutrisi dan tampak awet muda!
Olahraga dan tidur cukup
Ada banyak faktor yang mempengaruhi kondisi kulit, salah satunya adalah usia. Meski hal ini tidak dapat dihindari, tetapi kamu dapat menjaga kekuatan dan kesehatan kulit dengan cara berolahraga. Aktivitas ini dapat melatih otot agar terus mengeluarkan miokin, yaitu protein yang dilepaskan oleh otot saat bergerak aktif. Bukan hanya itu, olahraga dapat meningkatkan sirkulasi darah. Hal ini penting karena nutrisi, hormon, dan oksigen dapat tersebar dengan lancar ke sel-sel kulit di seluruh tubuh.

Selain olahraga, kamu juga harus memperhatikan kualitas tidur. Tahukah kamu, jam tidur yang cukup dapat membantu proses perbaikan jaringan kulit menjadi lebih maksimal. Proses ini berguna untuk mencegah terjadinya penuaan dini. Tidur yang cukup juga dapat melancarkan regenerasi sel-sel kulit.

Menggunakan retinol
Seiring berjalannya waktu, kulit semakin menipis dan kehilangan elastisitas, oleh karenanya kuiitmu membutuhkan Retinol. Retinol atau retinoid adalah bahan aktif dari vitamin A. Senyawa ini memiliki kemampuan memproduksi kolagen dan mempercepat proses pembaruan sel-sel kulit mati. Hal inilah yang bisa membuat tekstur kulit jadi lebih halus. Senyawa ini dapat mencegah penuaan dini karena dapat menyamarkan garis-garis halus, kerutan, keriput, kulit kasar, dan mencegah hilangnya kekenyalan kulit.
HPR Retinol Serum dari Bhumi memiliki formula 2% Retinol Complex (1% Hydroxypinacolone Retinoate + 1% Retinol),, Bio-peptide™?, 1% Ferulic Acid, 2% Honey, dan Wild Pansy untuk melawan tanda-tanda penuaan 10x lebih efektif dengan risiko minim atau bahkan tanpa iritasi.
HPR Retinol serum juga mengandung Bio-peptide™? yang memiliki kemampuan bekerja seperti amino acids dan peptides alami dalam tubuh. Bio peptide™? efektif memberikan elastisitas agar kulit semakin sehat, kenyal, dan kencang. Ukuran dari Bio peptide™? memiliki ukuran sangat kecil sehingga mudah diserap oleh kulit secara maksimal.

Konsumsi makanan untuk anti-aging
Memasuki usia dewasa, sebaiknya kamu mulai memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Selain untuk kesehatan, makanan-makanan ini juga dapat membantu kulit agar sehat, ternutrisi, dan terbebas dari tanda-tanda penuaan.
Selain makanan di atas, kamu juga dapat mengonsumsi Realfood Forever Young untuk mem-boost nutrisi dari dalam kulit. Beauty drink ini mengandung liquid collagen yang dapat terserap dengan maksimal oleh tubuh. Kolagen dapat menjaga keelastisan kulit dari dalam dan menjaga kelembapan kulit. Tidak hanya itu, Realfood Forever Young juga memiliki kandungan baik lain seperti

Yuk rawat kulit menyeluruh luar dan dalam dari sekarang untuk menyamarkan tanda-tanda penuaan dan menjadikan kulit wajah lebih sehat, tampak awet muda, dan kencang! Dapatkan produk-produk Bhumi dan Realfood hanya di website Bhumi Official Store. Selama bulan April, ada bundling spesial Bhumi x Realfood: Pretty in You berisi 1 pcs HPR Retinol Serum dan 3 pcs Realfood Forever Young. Beanja sekarang!
Dewasa ini, kandungan Bakuchiol banyak dijadikan kandungan utama dari produk-produk kecantikan karena memiliki banyak manfaat. Sebelum tenar di dunia kecantikan, Bakuchiol merupakan bahan pengobatan alternatif
Tak bisa dipungkiri seiring bertambahnya usia kemampuan produksi kolagen di dalam kulit juga akan semakin menurun yang akan menyebabkan munculnya beberapa tanda-tanda penuaan. Banyak hal
Sejatinya semua jenis kulit pastinya memiliki pori-pori untuk tetap dapat bernafas namun hanya ukurannya saja yang berbeda. Pori-pori memiliki fungsi penting untuk mengeluarkan sebum yang