Promo Gratis ongkir hingga Rp 10.000 ยท min. belanja Rp 99.000
Face Care

PIH vs PIE: Kenali Jenis Bekas Jerawatmu Sebelum Beli Produk Pencerah

18 May 2026 05:12:00 Bhumi
PIH vs PIE: Kenali Jenis Bekas Jerawatmu Sebelum Beli Produk Pencerah

Kamu sudah pernah beli serum pencerah, tapi hasilnya tidak sesuai ekspektasi? Salah satu alasan paling umum: produk yang kamu beli menarget jenis bekas jerawat yang berbeda dari yang kamu miliki.

Ada dua jenis bekas jerawat yang paling sering dikeluhkan: PIH dan PIE. Keduanya terlihat mirip dari jauh sama-sama noda di kulit tapi asal-usulnya berbeda, dan produk yang efektif untuk keduanya juga tidak selalu sama.

 

Apa Itu PIH?

PIH (Post-Inflammatory Hyperpigmentation) adalah penggelapan kulit yang terjadi setelah peradangan termasuk jerawat. Saat jerawat meradang, kulit merespons dengan memproduksi melanin berlebih di area tersebut. Melanin itulah yang tertinggal sebagai noda coklat setelah jerawatnya sembuh.

PIH bisa muncul dalam berbagai warna tergantung kedalaman depositnya di kulit:

  • Coklat muda hingga coklat tua: deposit melanin di lapisan kulit atas (epidermis) lebih mudah diatasi
  • Abu-abu kebiruan: deposit melanin lebih dalam (dermis) butuh waktu jauh lebih lama

 

Apa Itu PIE?

PIE (Post-Inflammatory Erythema) adalah kemerahan yang tersisa setelah jerawat sembuh. Ini bukan masalah pigmentasi, melainkan kerusakan pembuluh darah kapiler kecil akibat peradangan. Pembuluh darah yang melebar dan melemah itulah yang membuat kulit tampak merah.

PIE biasanya berwarna merah muda, merah, atau sedikit ungu dan warnanya sering berubah tergantung suhu kulit (lebih merah setelah olahraga atau mandi air panas).

 

Cara Cepat Membedakan Keduanya

Tes jari sederhana: Tekan noda dengan ujung jari selama 2–3 detik.

  • Warna memudar saat ditekan, kembali merah setelah dilepas = PIE
  • Warna tidak berubah saat ditekan = PIH

Cara lain: perhatikan warnanya di cahaya yang berbeda. PIE cenderung "hidup" dan berubah tergantung kondisi kulit. PIH cenderung statis dan konsisten.

 

Penanganan yang Tepat untuk Masing-Masing

Untuk PIE

  • Centella asiatica: Menenangkan pembuluh darah dan mempercepat penyembuhan jaringan
  • Niacinamide 4–10%: Mengurangi kemerahan dan memperkuat skin barrier
  • Azelaic acid 10–15%: Anti-inflamasi dan membantu normalisasi warna kulit
  • Hindari: Bahan iritan, eksfoliasi berlebihan, air panas saat cuci muka

Untuk PIH

  • Alpha arbutin 1–2%: Menghambat enzim tirosinase, efektif untuk semua warna kulit
  • Vitamin C 10–20%: Menghambat melanin dan mempercepat regenerasi
  • Niacinamide 5–10%: Memblokir transfer melanin ke permukaan
  • AHA (glycolic/lactic acid): Mengangkat sel kulit mati yang sudah berpigmen

Untuk Keduanya Sekaligus

Niacinamide adalah bahan yang efektif untuk PIE maupun PIH ini pilihan terbaik kalau kamu punya campuran keduanya dan ingin mulai dengan satu produk.

 

Satu Hal yang Sama untuk Keduanya: Sunscreen

Baik PIE maupun PIH akan membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk memudar tanpa perlindungan dari sinar matahari.

Sinar UV merangsang produksi melanin (memperparah PIH) dan memperparah peradangan pembuluh darah (memperlambat pemulihan PIE). Apapun jenis bekasmu, sunscreen SPF 30+ setiap pagi adalah langkah yang tidak bisa dinegosiasikan.

 

Kesimpulan

Sebelum membeli produk pencerah berikutnya, luangkan 10 detik untuk tes jari sederhana. Mengetahui apakah bekasmu PIE atau PIH bisa menghemat uang, waktu, dan frustrasi.

Produk yang tepat untuk masalah yang tepat itulah inti dari skincare yang benar-benar bekerja.

 

Bhumi memiliki produk yang diformulasikan untuk mengatasi PIE, PIH, dan kombinasi keduanya. Konsultasikan kondisi kulitmu dengan kami → bhumi.co.id